Senin, 13 Juni 2011

Berhitung Usaha jamur Tiram

Berbisnis jamur tiram rupanya membutuhkan ketekunan dan kesabaran selain kerja keras dan kerja cerdas.  Ada dua hal pokok dalam usaha Jamur Tiram ini, yaitu Budidaya jamur tiram dan pemasarannya jamur.  Mari kita coba hitung dulu usaha jamur tiram ini.

Investasi untuk usaha jamur tiram ini diperlukan untuk membangun kumbung dan alat – alat produksinya.  Diperlukkan 2 buah kumbung untuk tempat inkubasi dan baglog yang siap panen, namun untuk mengawali usaha ini dapat juga cukup dengan 1 buah kumbung namun diperlukkan pengaturan pembagiannya antara tempat inkubasi dan pemanenan selain juga lebih ketat dalam pengaturan suhu, kelembapan dan kebersihan kumbung.

Biaya pembuatan Kumbung :
Dari perhitungan dilapangan, saya menghitung bahwa 1 m2 dapat diisi 70 baglog. Sehingga jika kita akan membudidayakan 2000 baglog maka tanah yang diperlukan seluas ± 30 m2. Biaya pembuatan kumbung sebagai berikut
No
Material
Jumlah
Satuan
Harga
Total
1
Bambu untuk bangunan
50
batang
Rp    8.000
 Rp 400.000
2
Bambu untuk rak
40
batang
 Rp   8.000
 Rp 320.000
3
Dinding dari anyaman bambu
8
lembar
 Rp  30.000
 Rp 240.000
4
terpal untuk atap 3x4 m2
2
lembar
 Rp 150.000
 Rp 300.000
5
Paku dan lain-lain
1

 Rp    50.000
 Rp    50.000
6
Tenaga kerja 2 orang
2
hok
 Rp    30.000
 Rp  120.000




 Total
 Rp 1.430.000
Biaya Peralatan yang dibutuhkan :
No
Peralatan
Jumlah
satuan
Harga
 Total
1
Drum
2
buah
 Rp 100.000
 Rp 200.000
2
Kompor gas
2
buah
 Rp    60.000
 Rp 120.000
3
Tabung Gas
2
buah
 Rp  150.000
 Rp 300.000
4
Alat Produksi (cangkul,skop,dll)



 Rp 100.000




 total
 Rp 720.000
Total biaya investasi yang dibutuhkan adalah : Rp        2.150.000
Penyusutan selama perbulan : Rp  89.583

Nah…sekarang mari kita hitung biaya pembuatan 2000 baglog jamur tiram
No
Bahan
Jumlah
Satuan
Harga
Total
1
serbuk gergaji
46
karung
 Rp   5.000
 Rp 230.000
2
dedak
103,5
kg
 Rp   2.500
 Rp 258.750
3
Kapur
34,5
kg
 Rp      400
 Rp   13.800
4
Gipsum
3,45
kg
 Rp   2.500
 Rp      8.625
6
Plastik
7
kg
 Rp 23.000
 Rp  161.000
7
Gas LPG
20
tabung
 Rp 15.000
 Rp  300.000
8
Karet
5
ons
 Rp    3.000
 Rp     15.000
9
bibit
50
botol
 Rp    7.000
 Rp    350.000




Total
 Rp 1.337.175
Jadi…total biaya yang dibutuhkan pada awal usaha adalah  Rp            3.487.175
Di daerah saya harga jamur tiram di tingkat pengepul Rp 8.000,-. Coba kita hitung dengan kisaran harga sebesar itu dengan asumsi hasil per baglog 0,5 kg jamur tiram selama 4 bulan, minimal 3% dari jumlah baglog dipanen per hari dan berat 0,9 ons/baglog serta pada proses produksi terjadi kegagalan sebesar 10%. Maka perhitungannya adalah =
3%x1800 baglogx 0,9 ons/baglogx Rp.800/onsx4 bulanx30hari/bulan =   Rp 4.608.000
Pendapatan per bulan =  Rp 1.152.000
Keuntungan per bulan = Rp 1.152.000 – (Rp 89.583 + 334.294) =  Rp 728.123
Ya..itulah perhitungan yang saya coba buatkan, angka 3 % dari jumlah baglog yang saya cantumkan adalah angka minimal karena pada masa puncak, bisa saja jumlahnya meningkat menjadi 6 – 7 %, namun hanya beberapa hari saja. Inilah uniknya budidaya jamur, karena panennya tidak serentak namun secara bertahap.  Jangan lupa selain kita mengandalkan akal kita dala berbisnis jamur tiram kita juga harus mengandalkan Kekuasaan Tuhan, jadi selalu berdoa dan berharap kepadanya ya !! hehehehe…






Tidak ada komentar:

Posting Komentar